Dikepung Ratusan Mahasiswa, Syukron: Kami Komit Prioritaskan Pendidikan

Bandarlampung (LW): Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (23/2). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan dan kebijakan publik di Provinsi Lampung.

Dalam orasinya, massa aksi menyuarakan enam tuntutan yang ditujukan kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan DPRD sebagai representasi rakyat. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan.

Adapun tuntutan massa aksi tersebut, terdapat 6 poin penting tuntutan yaitu,

• Menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama kebijakan negara.

• Mewujudkan pendidikan gratis.

• Menambah anggaran pendidikan.

• Meningkatkan kesejahteraan guru honorer.

• Memindahkan siswa SMA Siger ke sekolah yang memiliki legalitas dengan jaminan beasiswa.

• Mendorong regulasi pajak progresif untuk dialokasikan sebagai anggaran pendidikan. (*)

  • Related Posts

    Lampung April 2026 Inflasi Sebesar 0,55 Persen

    LAMPUNG- Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Lampung pada April 2026 mengalami inflasi sebesar 0,55% (mtm), meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 0,19% (mtm). Realisasi tersebut lebih tinggi dari rata-rata…

    IJP Lampung Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan Yatim Piatu

    Bandar Lampung — Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung gelar buka bersama dengan seluruh anggota. Kegiatan yang dilaksanakan di Emersia Hotel ini juga turut disertai dengan kegiatan pemberian santunan kepada anak…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Lampung April 2026 Inflasi Sebesar 0,55 Persen

    IJP Lampung Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan Yatim Piatu

    TMMD ke-127 Resmi Ditutup, Sejumlah Pembangunan Strategis Hadir untuk Masyarakat Tanjung Rejo

    Rakor Lintas Sektoral dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H

    Muhammad Junaidi Serap Aspirasi, 15 Tahun di Kursi Roda Risky Terhenti Karena BPJS Tak Menanggung Terapi