Komisi IV DPRD Lampung Bedah CSR Pelindo, Dorong Infrastruktur Lebih Transparan dan Berdampak

Bandarlampung — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung melalui Komisi IV menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perhubungan Provinsi Lampung dan PT Pelindo Regional 2 Panjang, di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Lampung, Senin (2/2).

RDP tersebut menjadi langkah konkret Komisi IV dalam menindaklanjuti hasil rapat internal penyusunan program kerja Tahun 2026, sekaligus merespons aspirasi masyarakat yang menyoroti sektor perhubungan dan infrastruktur sebagai prioritas pembangunan daerah.

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV, Mukhlis Basri, didampingi Wakil Ketua Akhmad Iswan H. Caya dan Sekretaris Yusnadi, serta dihadiri jajaran anggota Komisi IV lainnya. Dari unsur pemerintah daerah, hadir Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), hingga Kepala UPTD Terminal. Sementara dari PT Pelindo Regional 2 Panjang, hadir Manajer Keuangan dan Manajer Komersial untuk memaparkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dan akan dijalankan.

Dalam forum tersebut, Komisi IV menyoroti kontribusi CSR Pelindo, khususnya dalam mendukung pembangunan dan pengembangan infrastruktur serta peningkatan layanan perhubungan di Lampung. Legislator menekankan bahwa program CSR tidak boleh sekadar formalitas, tetapi harus terukur, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pembahasan difokuskan pada efektivitas dan optimalisasi pelaksanaan CSR agar selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah. Komisi IV juga mendorong adanya peta jalan kolaboratif yang jelas antara DPRD, pemerintah daerah, dan perusahaan guna memastikan setiap program berjalan tepat sasaran.

“Sinergi dan koordinasi harus terus diperkuat. CSR harus menjadi bagian dari solusi pembangunan, bukan sekadar kewajiban administratif,” tegas Mukhlis Basri dalam forum tersebut.

Komisi IV DPRD Lampung berharap terbangun komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, terutama yang mendukung konektivitas, kelancaran arus barang dan jasa, serta peningkatan pelayanan publik. (*)

  • Related Posts

    BI Lampung Catat Inflasi di Juni 2026 Daerah itu Terkendali

    LAMPUNG- Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Lampung pada Juni 2026 mengalami inflasi 0,55% (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya (0,82%; mtm). Realisasi tersebut lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata inflasi…

    Lampung April 2026 Inflasi Sebesar 0,55 Persen

    LAMPUNG- Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Lampung pada April 2026 mengalami inflasi sebesar 0,55% (mtm), meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 0,19% (mtm). Realisasi tersebut lebih tinggi dari rata-rata…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    BI Lampung Catat Inflasi di Juni 2026 Daerah itu Terkendali

    Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen

    Wagub Jihan Nurlela Groundbreaking Tiga Ruas Jalan di Pringsewu, Targetkan Kondisi Jalan Mantap 100 Persen pada Akhir 2029

    Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Paparkan Kesiapan Lampung Jadi Tuan Rumah PON XXIII 2032

    Wagub Jihan Nurlela Sambut Baik Kolaborasi Pemprov Lampung dengan Nasyiatul Aisyiyah dalam Mendukung Berbagai Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

    Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rakor Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Mesuji, Dorong Percepatan Eliminasi TBC di Kabupaten/Kota