Komisi IV: Jalan Diperbaiki, Drainase Jangan Abai

Bandarlampung — Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Akhmad Iswan H. Caya mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam membenahi infrastruktur jalan, termasuk ruas strategis penghubung antar kabupaten. Namun, ia mengingatkan, pembangunan jalan tanpa perbaikan drainase hanya akan menjadi pekerjaan sia-sia, terutama di tengah intensitas hujan yang kian meningkat.

Menurut Iswan, skema pembagian tanggung jawab sudah jelas. Pemerintah provinsi fokus pada konstruksi jalan, sementara kabupaten/kota bertanggung jawab terhadap sistem drainase.

“Pak Gubernur dan Ibu Wagub sudah turun langsung meninjau lokasi. Untuk pembangunan jalan kita tangani di provinsi. Tapi drainase kita serahkan ke kota atau kabupaten. Ini harus berjalan beriringan,” tegas politisi Fraksi PAN tersebut, Rabu (25/02).

Ia menyoroti, tanpa drainase yang baik, sekuat apa pun ia, konstruksi jalan akan cepat rusak. Terlebih Lampung kini memasuki musim penghujan dengan curah yang lebih tinggi.

“Kalau drainasenya tidak diperbaiki, ya tetap hancur juga. Sekarang musim hujan meningkat. Air itu musuh utama jalan,” ujarnya.

Iswan juga menjelaskan, sejumlah ruas kini menggunakan konstruksi rigid beton yang dinilai lebih kuat dibanding hotmix biasa. Dengan anggaran sekitar Rp10 miliar per kilometer, konstruksi rigid dianggap lebih mumpuni dalam menahan beban kendaraan berat.

Namun ia mengingatkan, kekuatan konstruksi tidak akan berarti jika kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) masih bebas melintas.

“Kita berharap pengguna jalan ikut menjaga. Terutama pengusaha angkutan besar, jangan sampai ODOL. Membangun ini tidak bisa pemerintah sendiri, semua harus punya kepedulian,” tegasnya.

Ruas jalan timur yang menjadi jalur lintas antar kabupaten disebutnya sebagai urat nadi konektivitas daerah. Infrastruktur tersebut bukan hanya menopang ekonomi, tetapi juga akses vital menuju layanan kesehatan, pendidikan, dan mobilitas masyarakat.

“Infrastruktur itu bukan sekadar ekonomi. Di situ ada akses kesehatan, pendidikan, dan keselamatan. Transportasi itu konektivitas antar kabupaten,” katanya. (*)

  • Related Posts

    Lampung April 2026 Inflasi Sebesar 0,55 Persen

    LAMPUNG- Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Lampung pada April 2026 mengalami inflasi sebesar 0,55% (mtm), meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 0,19% (mtm). Realisasi tersebut lebih tinggi dari rata-rata…

    IJP Lampung Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan Yatim Piatu

    Bandar Lampung — Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung gelar buka bersama dengan seluruh anggota. Kegiatan yang dilaksanakan di Emersia Hotel ini juga turut disertai dengan kegiatan pemberian santunan kepada anak…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Lampung April 2026 Inflasi Sebesar 0,55 Persen

    IJP Lampung Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan Yatim Piatu

    TMMD ke-127 Resmi Ditutup, Sejumlah Pembangunan Strategis Hadir untuk Masyarakat Tanjung Rejo

    Rakor Lintas Sektoral dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H

    Muhammad Junaidi Serap Aspirasi, 15 Tahun di Kursi Roda Risky Terhenti Karena BPJS Tak Menanggung Terapi